Dunia Pendidikan

Membangun Pembelajaran yang Lebih Mendalam dengan Aktivitas Mengingat Kembali

Ketika siswa diminta untuk mengingat dan menjelaskan pengetahuan yang relevan tepat sebelum menerapkannya, mereka akan memperoleh pemahaman yang lebih konkret tentang isi materi tersebut.

Guru matematika Maggie Arnold akan meluncurkan proyek sumatif akhir tentang unit statistika di kelas Aljabar kelas sembilan di Frederick High School di Frederick, Maryland. Sebelum membiarkan siswa mengerjakan proyek tersebut, Arnold terlebih dahulu meminta mereka untuk berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan latihan pengulangan yang mengembalikan pengetahuan latar belakang dan keterampilan matematika yang telah mereka pelajari selama beberapa minggu terakhir ke permukaan, sehingga mereka benar-benar memahaminya.

Jim Heal dari Learning Science Partners menjelaskan mengapa ini merupakan praktik yang baik. “Saat mengajak siswa untuk terlibat dalam suatu tugas, sangat penting untuk mengaktifkan pengetahuan sebelumnya yang mereka perlukan untuk berhasil,” katanya. “Mereka dapat menerapkan informasi yang telah dipelajari sebelumnya ke dalam konteks saat ini—di mana informasi tersebut akan berguna bagi mereka dalam pembelajaran saat ini.”

Setelah memberikan gambaran umum tentang proyek yang akan mereka kerjakan, Arnold meminta siswa untuk mengerjakan tugas di papan tulis masing-masing. Dia menginstruksikan mereka untuk meluangkan waktu tiga menit untuk mencatat frasa, simbol, kosakata, dan bagan apa pun yang mereka ingat dari beberapa pelajaran terakhir—sebuah curah pendapat. Setelah memberi mereka waktu untuk mengingat secara individual, dia mengelompokkan siswa menjadi empat orang dan meminta mereka untuk menggabungkan pengetahuan mereka ke papan tulis besar.

Menurut Arnold, langkah kedua ini sangat penting. “Mengingat adalah langkah pertama—itu hanya di permukaan, di mana Anda hanya melemparkan ide-ide begitu saja,” katanya. Tetapi selama langkah kedua, ketika para siswa berkolaborasi, “Anda harus memikirkan kontennya dan mampu berkomunikasi serta menjelaskan kepada seseorang dalam kelompok Anda tentang apa yang Anda bicarakan.”

Arnold kemudian memajang papan tulis besar di sekeliling ruangan, dan kelas melakukan kegiatan “gallery walk”. Dia meminta mereka untuk mencari hubungan antara papan-papan tersebut—serta konten matematika apa pun yang tidak mereka sertakan dalam pajangan mereka sendiri.

Arnold berterus terang kepada siswa tentang mengapa aktivitas latihan mengingat itu penting. “Saya memberi tahu anak-anak, ‘Kalian hanya perlu melatih otot itu. Semakin banyak kalian mengingat, semakin kuat kalian. Itu seperti berolahraga.'” Dia tersenyum. “Begitulah cara kerja otak.”

Video ini adalah bagian dari seri ” Bagaimana Pembelajaran Terjadi “, yang mengeksplorasi praktik pengajaran yang berlandaskan pada ilmu pembelajaran dan perkembangan manusia.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *